FUNGSI DAN PERAN SASTRA
FUNGSI DAN PERAN SASTRA
Nama : Syifa Naila Husna
NIM : 22016152
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Dosen Pengampu : Dr. Abdurrahman, M.Pd.
A. FUNGSI SASTRA
Dari dua fungsi utama sastra seperti disebutkan di atas, dapat diturunkan beberapa fungsi sastra sebagai berikut.
1) Fungsi Estetis
Fungsi estetis adalah fungsi keindahan dari dalam karya sastra yang ditampilkan melalui penggunaan bahasa-bahasa yang indah dan memikat.
2) Fungsi Etis
Fungsi etis adalah fungsi etika atau moral yang diberikan sastra melalui nasihat atau amanat yang terkandung di dalamnya.
3) Fungsi Reflektif
Fungsi reflektif adalah fungsi gambaran kehidupan dalam karya sastra yang selalu mencerminkan realitas sosial-budaya kapan dan di mana sastra itu diciptakan. Dengan membaca karya sastra, pembaca dapat mengetahui tradisi, kebiasaan, gambaran alam, situasi, sejarah, dan bahkan pola pikir masyarakat di dalam sebuah karya sastra.
4) Fungsi Didaktif
Fungsi didaktis adalah fungsi pendidikan atau pengajaran dalam karya sastra yang dapat diperoleh pembaca setelah membaca karya sastra.
5) Fungsi Rekreatif
Fungsi rekreatif adalah fungsi hiburan yang diberikan oleh sastra melalui cerita, puisi, maupun dialog drama. Banyak pembaca yang merasa senang membaca sastra karena terhibur dengan dunia baru yang dibangun oleh sastrawan dalam karyanya. Dalam hal ini, sastra banyak dijadikan sebagai bacaan pengisi waktu, media luapan perasaan, serta wahana hiburan refleksi diri.
B. PERAN SASTRA
Karya sastra dapat memberikan pesan dan amanat kepada pembaca untuk hal-hal positif. Pembaca diajak untuk menjunjung tinggi norma-norma moral, sastra mampu memberikan fungsi sebagai penyadar manusia akan peran sertanya dalam kehidupan sosial.
Menurut Djojonegoro (dalam H. Nani Tuloli, 2002:235), sastra dapat dikatakan selalu merupakan bagian yang amat penting dari peradaban mana pun di dunia. Selain itu menjaga peradaban dan nilai-nilai adat istiadat, sastra juga dapat membentuk masyarakat yang modern. H. Nani Tuloli mengatakan, peran sastra dalam era globalisasi adalah:
1. Mendorong dan menumbuhkan nilai-nilai positif manusia, seperti suka menolong, berbuat baik, beriman, dan bertaqwa.
2. Memberi pesan kepada manusia, terutama pemimpin, agar berbuat yang sesuai dengan harapan masyarakat, mencintai keadilan, kebenaran, dan kejujuran.
3. Mengajak orang untuk bekerja keras demi kepentingan dirinya dan kepentingan bersama
Selain itu dalam pendidikan karakter sastra memiliki beberapa peran sebagai berikut:
1. Sastra sangat berperan dalam pendidikan karakter peserta didik (manusia), yaitu dalam perkembangan bahasa, perkembangan kognitif, perkembangan kepribadian, dan perkembangan sosial.
2. Sastra juga berperan sebagai media katarsis dalam pembelajaran sastra dapat dimanfaatkan secara reseptif (bersifat menerima) dan ekspresif (kemampuan mengungkapkan) dalam pendidikan karakter.
3. Karya Sastra juga bisa menjadi peran sebagai media bagi peserta didik (manusia) untuk mengenali dan memahami kualitas tingkatan watak atau karakternya sendiri
Komentar
Posting Komentar